"Hingga akhir Agustus 2019, progres konstruksi jalan tol mencapai 96,827 persen, pembebasan lahan mencapai 99,33 persen," ujar Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/8).
Surbakti mengungkapkan perusahaan terus mengejar agar pembangunan jalan tol sepanjang 99,35 kilometer (km) ini selesai tepat waktu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, GT Manggar dengan ramp om/ramp off yang berada di Jalan Mulawarman. Kedua, GT Karang Joang dengan ramp on/ramp off di Jalan Soekarno-Hatta Km 13.
Ketiga, GT Samboja dengan ramp on/ramp off di Jalan Soerkarno-Hatta Km 28. Terakhir, GT Palaran dengan ramp on/ramp off di Jalan Soekarno-Hatta Km 4 (Samarinda).
Sebagai informasi, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terdiri atas 5 seksi, yaitu Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 22,025 km, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,975 km.
Kemudian, Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 17,3 km, Seksi 4 dari Palaran hingga Jembatan Mahkota II sepanjang 17,55 km, dan Seksi 5 dari Km 13 hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,5 km.
Pembiayaannya dibagi atas ruas viability gap fund (VGF), yaitu Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,115 km dan ruas investasi (seksi 2,3,4) sepanjang 66,235 km.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan 9 ruas jalan tol siap diresmikan hingga akhir tahun.
Selain Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, jalan tol yang akan diresmikan yaitu Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 2 ruas Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,5 km, Jalan Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km, Jalan Tol Manado-Bitung seksi 1-2A ruas Manado-Danowudu sepanjang 22,5 Km, dan Jalan Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 km.
Berikutnya, Jalan Tol Pandaan-Malang seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 5,1 km, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 ruas Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 33,5 km, Jalan tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1-2 ruas Pekanbaru-Petapahan sepanjang 33,6 km, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II sepanjang 36,4 km.