Jokowi Berambisi Kerja Sama Infrastruktur dengan Afrika

CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 21:07 WIB
Jokowi Berambisi Kerja Sama Infrastruktur dengan Afrika Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo berambisi meningkatkan konektivitas di bidang infrastruktur dengan Benua Afrika. Dengan demikian, kedua wilayah akan bersama-sama melakukan lompatan kemajuan ekonomi.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Selasa (20/8).

"Kami siap bekerja sama. Indonesia siap berbagi pengalaman dan saling membantu untuk pembangunan infrastruktur," ujar Jokowi dikutip CNNIndonesia.com, dalam siaran langsung yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden.


Jokowi mengklaim Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta bidang infrastruktur di Indonesia memiliki kekuatan serta pengalaman.


"Saya juga ingin menyatakan keinginan kami bahwa pembangunan ini tidak hanya dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia, namun juga dirasakan oleh saudara-saudara kami di Afrika," tuturnya.

Menurutnya, BUMN berpengalaman membangun infrastruktur dengan tantangan geografis, kondisi iklim yang ekstrim, hingga lokasi yang memiliki keberagaman adat, budaya dan tradisi lokalnya.

"Sebagai saudara seperjuangan, kami akan dengan sangat terbuka hati untuk bekerja sama, berbagi dan membantu pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan seluruh bangsa Afrika," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan selama lima tahun ini pihaknya fokus dan memberi perhatian terbesar dalam bidang pembangunan infrastruktur.


"Saudara-saudara yang berbahagia. Selama lima tahun ini, Indonesia telah fokus dan memberikan perhatian terbesar dalam bidang pembangunan infrastruktur," kata Jokowi.

Jokowi menyebut telah berhasil membangun sekitar 782 kilometer (km) jalan tol, 3.387 km jalan umum nasional, belum termasuk jalan provinsi dan kabupaten, serta 191 ribu km jalan desa.

Kemudian, kata Jokowi, pihaknya juga telah membangun 15 bendungan besar dan 945 embung di sejumlah daerah, menyediakan 21.500 liter per detik air minum layak, menangani 23 ribu hektare kawasan kumuh perkotaan,

Mantan wali kota Solo itu menyatakan pemerintah juga berhasil membangun 7 pos lintas batas negara serta 3,5 juta unit rumah dalam kurun waktu periode pertamanya memimpin RI.


"Bagi kami pembangunan infrastruktur ini untuk mencapai banyak tujuan," ujarnya.

Presiden terpilih itu menyatakan infrastruktur dapat mempersatukan bangsa dan mempererat kebinekaan Indonesia yang memiliki sekitar 17 ribu pulau. Menurutnya, infrastruktur turut memperbaiki pemerataan pembangunan dan menjangkau daerah-daerah terluar.

Selain itu, kata Jokowi, infrastruktur juga meningkatkan konektivitas untuk memperbaiki disparitas harga dan kesenjangan ekonomi. Terakhir, Jokowi menyebut bahwa infrastruktur akan mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

[Gambas:Video CNN] (fra/lav)