Jabar Paling Banyak Dapat Kompensasi Listrik Padam PLN

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 18:02 WIB
Jabar Paling Banyak Dapat Kompensasi Listrik Padam PLN Ilustrasi meteran listrik. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengklaim telah memberikan kompensasi kepada seluruh pelanggan yang terdampak dari listrik padam pada Minggu (4/8) lalu.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni mengatakan pembayaran kompensasi terbanyak diberikan kepada pelanggan di Jawa Barat, yakni sebesar Rp362,5 miliar. Total pelanggannya sebanyak 14,28 juta.

Ia mengungkapkan kompensasi ini dikucurkan untuk berbagai jenis pelanggan, mulai dari sosial, rumah tangga, bisnis, industri, publik, traksi, dan layanan khusus.


Sementara itu, PLN membayarkan kompensasi untuk 4,47 juta pelanggan di Jakarta sebesar Rp311,78 miliar. Kemudian, nilai kompensasi di Banten sebesar Rp165 miliar untuk 3,22 juta pelanggan.

Dengan demikian, total estimasi kompensasi yang dikucurkan oleh PLN mencapai Rp839,88 miliar dengan jumlah pelanggan sebanyak 21,98 juta.

"Pembayaran kompensasi periode Agustus 2019 kemarin sudah dilaksanakan, direalisasikan pada September ini untuk pelanggan pasca bayar dan pra bayar," papar Sripeni, Selasa (10/9).

Ia menerangkan bahwa pembayaran kompensasi ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN.

"Dalam pasal 6 perseroan wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen apabila realisasi tingkat mutu pelayanan tenaga listrik melebihi 10 persen di atas besaran tingkat mutu pelayanan tenaga listrik yang ditetapkan," jelas Sripeni.

Beberapa indikator yang berhak menerima kompensasi juga diukur dari lamanya gangguan, jumlah gangguan, kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah, kecepatan pelayanan sambungan baru tegangan rendah, dan waktu koreksi kesalahan rekening.

Sekadar mengingatkan, listrik padam di sejumlah wilayah Jakarta, sebagian Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah pada Minggu (4/8). Bahkan, beberapa wilayah masih padam hingga Senin (5/8) pagi.

Pihak PLN menjelaskan listrik mati lantaran ada gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari energi dari timur ke barat mengalami gangguan.


Terkait mekanisme kompensasi listrik padam, Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan bahwa pelanggan bisa melihat pada rekening September 2019 untuk pelanggan pascabayar atau pembelian token pertama untuk konsumen prabayar.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen listrik yang mendapat penyesuaian tarif (tariff adjustment) dan 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (Non-tarriff adjustment).

Untuk mengetahui nilai kompensasi yang diterima, pelanggan bisa mengecek di situs resmi PLN yakni www.pln.co.id. Setelah itu, pelanggan bisa melakukan beberapa langkah berikut:
1. Masuk ke website resmi PLN, www.pln.co.id
2. Klik menu
3. Klik pelanggan
4. Klik layanan online
5. Klik Info kompensasi
6. Masukkan IDPEL (ID Pelanggan) dan input kode di samping yang ada
7. Akan muncul estimasi atau perkiraan nilai kompensasi yang didapat pelanggan.

"Dalam kondisi normal, seharusnya pembayaran kompensasi dibayarkan pada Oktober. Namun untuk kali ini, kami mempercepat pembayaran kompensasi pada September, baik prabayar maupun pascabayar," tambah Dwi.

[Gambas:Video CNN] (aud/lav)