Pengusaha: Waktu Zaman Krisis, Habibie Benar-benar Perhatian

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 20:22 WIB
Pengusaha: Waktu Zaman Krisis, Habibie Benar-benar Perhatian Almarhum BJ Habibie. (BAY ISMOYO / AFP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepergian Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie menyisakan duka mendalam bagi kalangan pengusaha Indonesia. Sosok yang akrab disapa Habibie itu, dikenang sebagai negarawan yang memiliki keinginan tulus dalam memajukan dunia usaha Indonesia.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan saat menjabat sebagai Kepala Negara, Habibie sangat terbuka dengan semua masukan dari pengusaha. Alharhum, lanjut dia, selalu menanggapi dengan positif pendapat-pendapat tersebut. Kebetulan, kala itu Hariyadi menduduki posisi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

"Kami sering berdialog, apalagi waktu itu masih zaman krisis. Jadi apa yang kami hadapi betul-betul diperhatikan. Beliau adalah tipikal orang yang mau mendengar dan orang yang mau memajukan pengusaha secara keseluruhan," tutur Hariyadi kepada CNNIndonesia.com.


Ia mengenang Habibie sebagai pribadi yang sangat bijaksana. Menurut dia, Habibie memiliki pikiran yang positif dalam memandang suatu persoalan.
"Saya tidak pernah melihat beliau emosi atau marah, selalu positive thinking," katanya.

Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi bepergian bersama dengan Almarhum Habibie bersama dengan mendiang Ainun Habibie ke Kota Solo. Bersama dengan keluarga besar Hariyadi, mereka menaiki jet pribadi untuk berziarah ke Mangkunegaran Solo.

"Saat itu kami berbincang dan menurut saya beliau bisa menjadi tokoh panutan, bisa menjadi figur bapak. Beliau memiliki wisdom bahkan terlalu baik," kenangnya.

Usai mendapat kepastian tempat, Hariyadi mengaku akan segera melayat malam ini untuk menyampaikan duka cita langsung kepada keluarga Almarhum Habibie.

Senada, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengenang Habibie sebagai seorang negarawan yang kecerdasannya diakui oleh banyak negara. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas perginya sosok Habibie.

"Tentunya Bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh terbaiknya," ujarnya.

Ia mengatakan mendiang Habibie sangat terbuka dalam berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat, termasuk para pengusaha. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap bertemu dan berbincang dengan Habibie.

"Beliau mempunyai perhatian yang lebih terhadap seni dan budaya," katanya.

Rosan mengatakan akan melayat ke rumah duka pada malam hari ini.

Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pada pukul 18.05 WIB. Almarhum tutup usia pada usia 83 tahun.

[Gambas:Video CNN] (lav)