Sebelumnya, wisata Pulau Komodo dikabarkan akan ditutup untuk kegiatan wisata pada Januari 2020 mendatang sebagai upaya konservasi.
"Kami mau pengelolaannya (Pulau Komodo) itu betul-betul profesional," ujarnya di kantornya, Rabu (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, wisata di Pulau Komodo juga akan dikemas secara eksklusif di mana pengunjung harus merogoh kocek dalam untuk menikmati keindahannya.
Misalnya, satu tiket dijual US$50 ribu. Apabila mampu menarik 50 ribu pengunjung, pemasukan yang diterima bisa mencapai US$50 juta.
[Gambas:Video CNN]
"Bayar mahal itu bukan hanya untuk karena mahalnya tapi juga untuk memelihara lingkungannya supaya kita bisa pelihara terus dengan baik," tuturnya.
Penerimaan dari tiket tersebut akan diputar kembali untuk mengelola taman dan memelihara komodo dengan baik.
"Komodo yang di sana kan panjang 3 meteran lebih ya. Jadi kita enggak mau (komodo) itu berkurang dan itu biarlah berkembang dengan bagus," jelasnya.