248 Tambak Udang di Dekat Bandara Baru Yogyakarta Diratakan

CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 11:33 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo akan meratakan 248 tambak udang di selatan Bandara baru Internasional Yogyakarta (NYIA). Ilustrasi udang. (stux/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan meratakan 28 petak tambak udang di selatan Bandara Baru Internasional Yogyakarta (NYIA).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo Sudarna mengatakan upaya tersebut merupakan lanjutan. Sebelumnya, pihaknya sudah meratakan 20 tambak udang.

Total tambak undang yang berada di kawasan tersebut mencapai 248 buah. Ia manargetkan pemerataan tambak udang tersebut nantinya selesai 31 Oktober.


Ia mengakui sampai saat ini masih ada petambak yang memperbesar ukuran tambaknya. Tapi petambak tersebut telah sepakat dan berjanji bahwa sebelum Oktober nanti, lahan tambak mereka sudah kosong.

"Mereka sudah paham dengan kondisi saat ini. Kami menghargai mereka dan memberikan waktu supaya udang bisa dipanen dengan ukuran yang layak di pasaran. Kami tidak semena-mena menertibkan tambak udang," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/10).

Sementara itu, Kepala Bidang Budi Daya Perikanan DKP Kulon Progo Leo Handoko mengatakan komoditas udang merupakan penyumbang terbesar di sektor budi daya perikanan. Komoditas udang memberikan sumbangan lebih dari 40 persen dari total produksi perikanan.

"Tapi kelemahan tambak di sini, kawasan peruntukannya terbatas," katanya.

[Gambas:Video CNN] (hns/agt)