Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1 Devy Suradji mengatakan armada pesawat yang akan berangkat dari dan ke Bandara Adisutjipto nantinya hanya berjenis propeller atau pesawat baling-baling berukuran kecil dengan rata-rata jumlah penumpangnya tak lebih dari 100 orang.
"Jadi jarak pendek misalnya entah ke Cilacap kah entah ke Banyuwangi," ucap Devy di Yogyakarta, Senin (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya penerbangan domestik di bandara baru Yogyakarta akan mengurangi beban di Adisutjipto," terang Devy.
Pada Jumat (10/5) mendatang Batik Air akan menyusul dengan melayani empat rute secara bertahap, yakni Denpasar, Palangkaraya, Samarinda, dan Jakarta (Bandara Soekarno Hatta). Sementara, manajemen AP I belum bisa memastikan kapan penerbangan internasional bisa diimplementasikan.
"Teman-teman airlines minta waktu delapan minggu untuk mendapatkan slotnya. Ini karena bukan butuh kesiapan dari kami tapi juga slot di sana (bandara di luar negeri)," papar Devy.
[Gambas:Video CNN]
AP 1 rencananya akan menyediakan rute Singapura dan Malaysia. Dua maskapai yang dipastikan beroperasi adalah Air Asia dan Silk Air.
"Maskapai lain ada tapi belum bisa bilang," kata Devy.
(aud/agt)