Bandara Adusutjipto Hanya Layani Penerbangan Jarak Pendek

CNN Indonesia | Selasa, 07/05/2019 06:25 WIB
Bandara Adusutjipto Hanya Layani Penerbangan Jarak Pendek Ilustrasi Bandara Adisutjipto. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- PT Angkasa Pura I (AP 1) berencana menjadikan Bandara Adisutjipto sebagai bandar udara yang hanya melayani penerbangan jarak pendek. Seluruh penerbangan jarak jauh yang ada di bandara tersebut akan dipindahkan ke New Yogyakarta International Airport atau NYIA pada akhir 2019.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1 Devy Suradji mengatakan armada pesawat yang akan berangkat dari dan ke Bandara Adisutjipto nantinya hanya berjenis propeller atau pesawat baling-baling berukuran kecil dengan rata-rata jumlah penumpangnya tak lebih dari 100 orang.

"Jadi jarak pendek misalnya entah ke Cilacap kah entah ke Banyuwangi," ucap Devy di Yogyakarta, Senin (6/5).


Devy menyatakan jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto dalam satu tahun mencapai 8,4 juta orang. Angka itu melebihi kapasitas yang hanya 1,8 juta penumpang per tahun.


"Makanya penerbangan domestik di bandara baru Yogyakarta akan mengurangi beban di Adisutjipto," terang Devy.

Bandara International Yogyakarta baru saja memulai penerbangan komersialnya hari ini. Citilink Indonesia menjadi maskapai pertama yang melayani penumpang dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma-Bandara International Yogyakarta.

Pada Jumat (10/5) mendatang Batik Air akan menyusul dengan melayani empat rute secara bertahap, yakni Denpasar, Palangkaraya, Samarinda, dan Jakarta (Bandara Soekarno Hatta). Sementara, manajemen AP I belum bisa memastikan kapan penerbangan internasional bisa diimplementasikan.

"Teman-teman airlines minta waktu delapan minggu untuk mendapatkan slotnya. Ini karena bukan butuh kesiapan dari kami tapi juga slot di sana (bandara di luar negeri)," papar Devy.

[Gambas:Video CNN]

AP 1 rencananya akan menyediakan rute Singapura dan Malaysia. Dua maskapai yang dipastikan beroperasi adalah Air Asia dan Silk Air.

"Maskapai lain ada tapi belum bisa bilang," kata Devy.
(aud/agt)