Pengusaha RI Ingin Gandeng Swedia Untuk Kembangkan EBT

CNN Indonesia | Rabu, 09/10/2019 02:32 WIB
Pengusaha RI Ingin Gandeng Swedia Untuk Kembangkan EBT Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai Indonesia perlu memanfaatkan peluang dari kerja sama dengan Swedia di bidang energi baru terbarukan (EBT).

"Swedia adalah negara yang terbukti bahwa mereka sudah menggunakan renewable energy (EBT) itu hampir 50 persen," ujar Sekretaris Umum Apindo Eddy Hussy saat ditemui di acara Sweden Indonesia Energy Forum di kantor Apindo, Selasa (8/10).

Menurut Eddy, Indonesia perlu belajar dan bekerja sama dengan negara seperti Swedia agar dapat mempercepat perluasan implementasi EBT yang efisien.


"Perjanjian kerja sama antara negara-negara kita (Indonesia dan Swedia) juga jelas memberikan ruang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan serta meningkatkan kerja sama bisnis-ke-bisnis mengenai efisiensi energi, solusi smart grid, dan opsi energi terbarukan," ujar Paul Westin selaku Country Manager for Indonesia at the Government Authority the Swedish Energy Agency.

Terkait dengan respon dari pemerintah terkait kerja sama kedua negara, Mira Lesmana selaku Direktur Pelaksana International Strategic Partnership Center Apindo mengatakan saat ini PLN sudah berpartisipasi dengan menggunakan smart electricity grid.

"Iya itu (respon pemerintah). Kami lagi kerja sama (dengan) PLN dulu sementara dan ada beberapa lembaga juga untuk pemerintah kita menuju ke arah situ (kerja sama)," ujar Mira.

Sebagai informasi, Sweden Indonesia Energy Forum ini merupakan implementasi dari MoU antara Swedish Energy Agency, The Swedish Trade Invest Council dengan ISPC Apindo. Ketiga lembaga bekerja sama untuk mengadakan Business Accelerator Program Indonesia (BAPI) yang sudah dibentuk sejak tahun 2015.

BAPI sendiri membuka kemungkinan bisnis antara Indonesia dengan Swedia di bidang EBT dan efisiensi energi.
[Gambas:Video CNN] (hns/sfr)