Sentimen Perang Dagang Tekan Rupiah ke Rp14.172 per Dolar AS

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 17:03 WIB
Sentimen Perang Dagang Tekan Rupiah ke Rp14.172 per Dolar AS Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai rupiah berada di level Rp14.172 per dolar AS pada perdagangan Rabu (16/10). Posisi tersebut melemah 0,04 persen dibandingkan Selasa (15/10) kemarin.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.187per dolar AS atau melemah dibanding kemarin yakni Rp14.140 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah. Tercatat, yuan China melemah 0,29 persen, won Korea 0,23 persen, peso Filipina 0,12 persen.


Selain itu, pelemahan terhadap dolar AS juga dialami oleh ringgit Malaysia sebesar 0,07 persen, dan dolar Singapura 0,15 persen. Di sisi lain, sejumlah mata uang di Asia menguat terhadap dolar AS, seperti rupee India 0,05 persen, baht Thailand 0,10 persen, peso Filipina sebesar 0,12 persen, yen Jepang 0,17 persen serta lira Turki 0,22 persen.

Di negara maju, pergerakan mata uang juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Misalnya poundsterling Inggris melemah 0,61 persen, dolar Australia melemah 0,20 persen, dan euro melemah 0,01 persen.

Analis PT Valbury Asia Future  Lukman Leong mengatakan faktor pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar atas perang dagang antara AS dengan China kembali memanas. Namun, ia memperkirakan pelemahan tak akan berlangsung lama.

"Tekanan sedikit mereda paska pertemuan pekan lalu. Dengan absennya data penting, saya lihat rupiah akan berkonsolidasi," ungkap Lukman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (16/10).

Menurut lukman, peluang rupiah lebih ke penguatan walaupun kecil. Pasalnya, Masih banyak faktor ketidakpastian yang terjadi di pasar global.

[Gambas:Video CNN] (ara/agt)