BI Sebut Dana Asing Keluar Rp230 Miliar Pekan Ini

CNN Indonesia | Jumat, 25/10/2019 18:07 WIB
BI Sebut Dana Asing Keluar Rp230 Miliar Pekan Ini Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) mencatat ada aliran dana asing yang keluar (outflow) dari pasar modal secara week to date atau pekan ini sebesar Rp230 miliar. Investor asing merespons ketidakpastian global yang terus menghantui perekonomian dunia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan secara keseluruhan aliran modal asing pekan ini sebesar Rp12,03 triliun. Mayoritas dana itu masuk ke portofolio Surat Berharga Negara (SBN).

"Memang ada sedikit outflow sepanjang minggu ini dari saham. Outflow dari saham merespons ketidakpastian atau perkembangan dari sisi global," ucap Perry, Jumat (25/10).


Perry menampik sikap investor asing ini juga dalam rangka merespons keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih menteri yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Menurutnya, investor asing masih cukup percaya kondisi Indonesia masih cukup baik.

"Saham itu biasa keluar masuk. Ingat dalam minggu ini terjadi inflow di SBN. Itu artinya ada kepercayaan dengan ekonomi Indonesia, terhadap kebijakan pemerintah Indonesia, dan kabinet yang baru," jelas Perry.

Diketahui, Jokowi baru saja menunjuk menteri yang masuk kabinet kerja jilid keduanya pada Rabu (23/10). Kemudian, hari ini ia mengumumkan 12 wakil menteri yang akan ditempatkan di sejumlah kementerian.

Lebih lanjut Perry mengatakan aliran modal asing secara year to date (ytd) hingga 24 Oktober 2019 tercatat sebesar Rp210 triliun. Dana itu masuk melalui portofolio SBN sebesar Rp157,6 triliun dan saham Rp50,3 triliun.
[Gambas:Video CNN]
"Berlanjutnya aliran investasi asing memberikan suatu indikasi bahwa kepercayaan investor asing terhadap Indonesia itu kuat," kata Perry.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), asing tercatat beli bersih (net buy) sejak awal tahun hingga 24 Oktober 2019 sebesar Rp49,6 triliun. Sementara, khusus perdagangan 24 Oktober, asing net buy Rp604,44 miliar. (aud/lav)