Bos Baru Bank Mandiri Ditunjuk pada Januari 2020

CNN Indonesia | Selasa, 29/10/2019 06:34 WIB
Bos Baru Bank Mandiri Ditunjuk pada Januari 2020 Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memastikan penunjukan direktur utama perseroan pengganti  Kartika Wirjoatmodjo yang beberapa waktu lalu dilantik Presiden Jokowi menjadi wakil menteri BUMN akan dilakukan paling lambat 90 hari sejak 25 Oktober 2019. 

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan paling lambat pada Januari 2020 bank pelat merah itu akan memiliki bos baru.

"Direktur Utama itu tidak boleh kosong 90 hari pokoknya. Sesuai dengan ketentuan, paling lama 90 hari dari tanggal penunjukan 25 Oktober itu, jadi akan melakukan RUPSLB," ujarnya, Senin (28/10).


Ia mengatakan selama kekosongan jabatan itu, tugas direktur utama akan dilakukan oleh Wakil Dirut Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto. Hery memastikan perseroan tidak akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) direktur utama untuk mengisi kekosongan tersebut.

"Kalau dari strukturnya ada direktur utama lalu ada wakil direktur utama. Kalau direktur utama berhalangan ya wakil direktur utama yang menggantikan," paparnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan Bank Mandiri membuka akan menerima siapa pun yang menjadi pengganti Kartika. Pasalnya, penentu pengganti Kartika merupakan kewenangan dari pemegang saham.

"Kami akan bekerja dengan perusahaan ini siapa pun dirutnya, kami terima dengan baik. Tentunya pemiliknya akan menimbang calon itu," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan menyiapkan pengganti Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin yang juga diangkat Presiden Jokowi menjadi wakil menteri BUMN.

[Gambas:Video CNN]
Erick menjelaskan bakal berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo untuk mencari pengganti pucuk pimpinan perusahaan pelat merah tersebut. Lebih lanjut, pihaknya akan menyiapkan masing-masing tiga kandidat untuk mengisi jabatan direktur utama di kedua perusahaan itu.

"Nanti, tetap harus dikonsultasikan kepada Pak Presiden. Pasti masing-masing posisi untuk satu posisi kan tiga. Nanti ditentukan mana yang terbaik, dilihat track record-nya, dilihat juga hal-hal yang lain nanti dipilih," kata Erick, Sabtu (26/10). (ulf/agt)