Usai Jakarta-Tangerang, Tarif Tol Jagorawi dan Makassar Naik

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 08:29 WIB
Usai Jakarta-Tangerang, Tarif Tol Jagorawi dan Makassar Naik Ilustrasi jalan tol. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana).
Jakarta, CNN Indonesia -- Tarif ruas jalan Tol Jakarta, Bogor, dan Ciawi (Jagorawi) dan Tol Makassar diperkirakan naik dalam beberapa waktu ke depan, menyusul kenaikan tarif Tol Jakarta-Tangerang yang sudah berlangsung saat ini.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengungkapkan kenaikan tarif tol sudah sesuai dengan perjanjian pengusahaan.

"Kalau yang sekarang baru jadi satu (Jakarta-Tangerang), yang sekarang dalam proses Tol Jagorawi sama Tol Makassar," ujarnya, Selasa (30/10).


Sebelumnya, ia memang sempat menuturkan terdapat 13 ruas tol yang berhak mengajukan penyesuaian tarif sesuai tingkat inflasi daerah yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Meski tak menyebut jumlahnya, ia memastikan banyak tarif ruas tol yang akan memiliki tarif baru hingga akhir tahun.

"Sampai akhir tahun akan cukup banyak, karena modelnya investasi penyesuaian tarif," paparnya.

Terbaru, pemerintah memutuskan untuk memberlakukan tarif baru pada Tol Jakarta-Tangerang untuk ruas Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa pada 2 November 2019 mendatang.

Berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 874/KPTS/M/2019 per 20 September 2019, tarif baru akan naik berkisar Rp500 hingga Rp2.000.
[Gambas:Video CNN]
Danang bilang ruas tol tersebut telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga tarifnya layak dilakukan penyesuaian. SPM, lanjutnya, merupakan pertimbangan utama dalam penyesuaian tarif.

"Kalau misal SPM itu ada yang belum terpenuhi mungkin kami bisa dilaporkan. Tetapi, sejauh yang kami lihat untuk Tomang sudah sepenuhnya memenuhi standar pelayanan minimal, sehingga mereka punya hak," paparnya. (ulf/lav)