"Kami tidak tahu AS dan China akan sepakat (terkait perdagangan) atau memburuk. Kalau memburuk, tahun depan ekonomi global mungkin tidak sampai 3,1 persen, bisa 2,9 persen-3 persen," kata Perry, Kamis (31/10).
Jika ada kemajuan dari konflik perang dagang antara AS dan China, Perry optimistis ekonomi dunia bisa tembus 3,1 persen. Makanya, ia berharap ada kesepakatan perdagangan antara kedua negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hong Kong Resesi Gara-gara Demo Rusuh |
Penasihat Ekonomi sekaligus Direktur Departemen Riset IMF Gita Gopinath menuturkan target tersebut merupakan angka paling rendah sejak krisis keuangan global. Ia mengkonfirmasi hal itu jika pertumbuhan ekonomi global melambat.
Perlambatan pertumbuhan ekonomi global dipicu penurunan tajam sektor manufaktur dan perdagangan global. Kondisi ini disebabkan kenaikan tarif dan ketidakpastian kebijakan dagang, sehingga mengganggu arus investasi dan permintaan barang modal.
"Kami pikir kami akan dapat menandatangani dokumen lengkap dengan China pada fase pertama," kata Trump.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)