Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam pertemuan puncak KTT ASEAN di Thailand, mengatakan pemerintah menyepakati hal tersebut dan akan melakukan pembelian secara bertahap. "Nanti bisa ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan ke depan," ujarnya, mengutip Setkab.go.id, Senin (4/11).
Menurut Airlangga, neraca perdagangan antara RI dengan India tercatat positif. "Kita positif US$8 miliar, tertinggi pada 2017 lalu sebesar US$10 miliar, dengan komoditas utamanya adalah batu bara dan kelapa sawit," terang dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak cuma itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan Jokowi juga membahas mengenai permasalahan sawit. "Intinya adalah PM Modi siap memberikan perlakuan yang fair (adil) terhadap sawit Indonesia," katanya.
[Gambas:Video CNN] (bir)