Melemahnya optimisme disebabkan oleh penurunan persepsi konsumen terhadap kondisi perekonomian, tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang merosot sebesar 2,7 poin menjadi 104,8.
"IKE menurun terutama disebabkan oleh indeks penghasilan dan indeks ketersediaan lapangan kerja yang lebih rendah," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, hasil survei juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga yang sedikit meningkat pada 3 bulan dan 6 bulan mendatang (Januari dan April 2020). Proyek itu terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga 3 dan 6 bulan mendatang yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya.
Ia mengungkapkan tekanan kenaikan harga 3 bulan mendatang dipengaruhi oleh perkiraan permintaan barang dan jasa yang meningkat pada awal tahun 2020.
"Sementara itu, tekanan kenaikan harga 6 bulan mendatang diperkirakan dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan terhadap barang dan jasa menjelang bulan puasa pada akhir April 2020," jelasnya.
[Gambas:Video CNN] (sfr)