Jokowi menyatakan Indonesia memiliki sekitar 74.800 desa yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Menurutnya, manajemen mengelola desa puluhan ribu itu tidak mudah. Ia menyebut kemungkinan keberadaan desa fiktif bisa saja terjadi.
"Karena dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote sebuah pengelolaan yang tidak mudah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga desa yang diduga fiktif itu adalah Desa Ulu Meraka, Kecamatan Lambuya; Desa Ueapi, Kecamatan Uepaian; dan Desa Morehe, Kecamatan Uepai.
KPK juga turun membantu penyidikan kasus pembentukan desa fiktif di Sulawesi Tenggara (Sultra). Pembentukan desa fiktif disebut menjadi celah korupsi mengeruk anggaran dana desa.
Dalam kasus ini, KPK membantu Polda Sultra memfasilitasi sejumlah ahli dalam gelar perkara yang dilakukan polisi. Selain desa fiktif, aparat menemukan 31 desa di Kabupaten Konawe terindikasi bermasalah. Salah satunya lantara surat keterangan (SK) pembentukannya dibuat dengan tanggal mundur.
[Gambas:Video CNN] (fra/sfr)