Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Pecah Kongsi Lagi

CNN Indonesia | Kamis, 07/11/2019 12:03 WIB
Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Pecah Kongsi Lagi Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Garuda Indonesia (Persero) kembali memutuskan kerja sama dengan Sriwijaya Air Group. Perusahaan pelat merah tersebut mengungkap 'bercerai' kembali karena beberapa hal yang belum diselesaikan.

"Sriwijaya tidak lagi menjadi anggota Grup Garuda Indonesia. Hubungan Garuda dan Sriwijaya akan dilanjutkan menjadi bisnis ke bisnis," ujar Direktur Pemeliharaan dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto dalam keterangan resmi, Kamis (7/11).

Sebagai informasi, hubungan kedua maskapai baru saja rujuk awal Oktober lalu. Saat itu, Garuda termasuk Citilink dan GMF Aeroasia memutuskan melanjutkan Kerja Sama Manajemen (KSM) dengan Sriwijaya Ai.


Keputusan itu dicetuskan saat konferensi pers Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo, Perwakilan Pemegang Saham Sriwijaya Air Jefferson, dan Direktur Utama GMF Aeroasia Tazar kurniawan.

"Baru saja pagi hari ini Garuda Group dan Sriwijaya Air yg diwakili pemegang saham menyepakati komitmen KSM atau kerja sama manajemen tentang keberlangsungan dari kerja sama manajemen, untuk terus dilanjutkan kerja sama manajemen ini," ujar Juliandra di gedung GMF, Tangerang, Selasa (1/10).

Juliandra yang juga mewakili Garuda Indonesia Group juga menyatakan bahwa keberlangsungan kerja sama tersebut adalah hasil dari pertemuan antara Garuda Indonesia dan pemegang saham Sriwijaya Air yang difasilitasi oleh Kementerian BUMN.

Sebelumnya, kisruh kerja sama manajemen kedua grup maskapai penerbangan nasional itu mengemuka saat pemegang saham Sriwijaya Air resmi mencopot Joseph Adrian Saul sebagai direktur utama perusahaan melalui rapat dewan komisaris dan direksi pada Senin (9/9) lalu.

CNNIndonesia.com berusaha menghubungi manajemen Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air. Namun, keduanya belum merespons.
[Gambas:Video CNN] (age/bir)