"Kami mendukung penerapan transaksi nontunai, akan tetapi jangan hanya bisa menggunakan uang elektronik yang dikeluarkan satu bank saja," ujar Kepala Kantor Wilayah I KPPU Ramli Simajuntak seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/11).
Ramli mengaku menerima laporan transaksi non tunai pada fasilitas umum di Sumatera Barat ada yang hanya bisa layani jika menggunakan uang elektronik dari satu bank tertentu saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, ia akan meneliti fenomena transaksi non tunai eksklusif tersebut untuk melihat apakah ada indikasi persaingan usaha tidak sehat.
Ia khawatir jika fenomena tersebut terus dibiarkan, satu orang akan mengoleksi 10 kartu berbeda untuk melakukan pembayaran.
"Semestinya, karena ini untuk kepraktisan harus bisa melayani semua kartu," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/sfr)