Masuk BUMN, Ahok Singgung Krakatau Steel

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 10:53 WIB
Masuk BUMN, Ahok Singgung Krakatau Steel Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir, disinggung juga mengenai perusahaan pelat merah produksi baja, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Tidak cuma itu, ia mengklaim obrolan keduanya juga menyinggung mengenai BUMN lain, PT Sarinah (Persero). "Iya, ada singgung PTP. Sarinah. Krakatau Steel, juga," ujar Ahok kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/11).

Sekadar informasi, Krakatau Steel merupakan perusahaan baja pelat merah yang melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten KRAS. Perusahaan tercatat membukukan kerugian dalam tujuh tahun terakhir.

Perusahaan juga memiliki sederet panjang utang jangka pendeknya. Banyak 71 persen utang jangka pendeknya berasal dari bank, termasuk entitas anak usaha. Pinjaman diberikan oleh bank-bank BUMN, termasuk bank swasta.

Sebelumnya, Ahok diketahui bertandang ke kantor Kementerian BUMN dan bertemu Erick. Dalam pertemuan itu, Ahok menyebut akan menduduki kursi di perusahaan BUMN pada November-Desember ini. Namun, ia belum bersedia mengungkap perusahaan mana yang akan dibawahinya.

"Mungkin, nanti Desember atau November, saya tidak tahu. Mungkin, tanya ke pak Menteri BUMN (Erick Thohir)," katanya kemarin di kantor Kementerian BUMN.

Saat ini, ada empat BUMN yang pucuk pimpinannya masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt), yakni Bank Mandiri, BTN, PLN, dan Inalum.

Santer kabar berhembus, Ahok akan ditaruh sebagai komisaris PLN atau Pertamina. Namun, pengamat menilai Ahok paling pantas menduduki kursi pimpinan di Inalum, mengingat latar belakang pendidikannya.

"Kalau lihat dari latar belakang pendidikan Ahok dan pengalaman dia kerja di bidang konstruksi sipil, serta pengalaman memimpin organisasi, paling memungkinkan ya di Inalum," tutur Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa.
[Gambas:Video CNN]


(ctr/bir)