Menhub Minta Aplikator Perketat Syarat Rekrut Ojol

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 18:29 WIB
Menhub Minta Aplikator Perketat Syarat Rekrut Ojol Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan memerintahkan aplikator ojek online (ojol) untuk menetapkan standar baru sebagai syarat perekrutan yang harus dipenuhi calon mitra atau supir ojol.

Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat setelah kejadian bom bunuh diri di lingkungan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara. Diketahui, oknum yang melakukan bom bunuh diri itu menggunakan atribut ojol.

"Saya sampaikan saya akan minta aplikator buat standar baru bagi pendaftaran mitra ojol-ojol baru," kata Budi, Kamis (14/11).


Budi mengungkapkan standar baru yang dimaksud seperti pendaftaran yang harus dilakukan dengan tatap muka dan wawancara yang mendalam. Kemudian, harus ada rekomendasi dari mitra ojol yang sudah bekerja lebih dulu.

Selain dari sisi pendaftaran, Budi nantinya juga mewajibkan aplikator untuk mengevaluasi mitra ojol dalam periode tertentu. Hal ini untuk mengukur kinerja supir ojol selama menarik penumpang.

"Kemudian juga lihat dari media sosialnya. Aplikator juga harus selektif dalam pemberian jaket," tutur Budi.

Semua hal ini, sambung Budi, sedang dibicarakan oleh pihaknya dan aplikator ojol. Ia tak memberikan kepastian apakah nantinya butuh payung hukum baru atau hanya bersifat kesepakatan semata.

"Rapat butuh dua hari sampai tiga hari. Diskusi sudah mulai hari ini. Tiga hari ke depan harus ada rekomendasi yang dipenuhi," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah supir ojol di Surabaya mengaku khawatir kejadian bom bunuh diri yang menggunakan atribut jaket ojol itu akan membuat pendapatan mereka menurun.

Masalahnya, kini muncul larangan masuk di Mapolda Jatim. Mereka hanya boleh mengantarkan pesanan di depan gerbang.

"Ya khawatir saja nanti kalau imbasnya menurunnya jumlah pesanan. Sekarang ini, pesanan lagi ramai-ramainya. Ini kan bisa merugikan," kata Sigit, seorang supir ojol yang ditemui di gerbang Mapolda Jatim.

Kendati dibatasi, Sigit optimistis dan bertekad untuk tetap memberikan layanan yang terbaik terhadap kliennya.
[Gambas:Video CNN] (aud/sfr)