Pemerintah Tawarkan 4 Proyek Jalan Tol Senilai Rp109,96 T

CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 11:38 WIB
Pemerintah Tawarkan 4 Proyek Jalan Tol Senilai Rp109,96 T Pemerintah menawarkan 4 proyek jalan tol kepada swasta. (ANTARA FOTO/Ardiansyah).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian PUPR menawarkan 4 proyek jalan tol senilai Rp109,96 triliun kepada perusahaan swasta. Pengerjaan ruas jalan tol sepanjang 424,27 kilometer (km) itu akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (21/11, ruas tol pertama ditawarkan yaitu Jalan Tol Solo - Yogyakarta - NYIA Kulon Progo dengan panjang 93,14 km. Kebutuhan investasinya mencapai Rp28,58 triliun.

Kedua, Jalan Tol Yogyakarta - Bawen (76,36 km) dengan biaya Rp 17,38 triliun. Ketiga, Jalan Tol Gedebage Tasikmalaya - Cilacap (206,65 km) biaya sebesar Rp 57,59 triliun. Keempat, alan Tol Makasar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata) sepanjang 48,12 km dengan biaya Rp 9,41 triliun.


"Melalui skema KPBU, pemerintah memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan diantaranya dukungan Viability Gap Funding (VGF) berupa dukungan pendanaan APBN untuk pembangunan sebagian konstruksi jalan tol sehingga meningkatkan kelayakan finansial suatu ruas tol," ujar kementerian dalam keterangan resminya.

Kementerian menilai pembangunan jalan tol memiliki peran penting sebagai tulang punggung dalam konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Sementara, tantangan terbesar pembangunan jalan tol adalah pembiayaan infrastruktur. Dalam hal ini, kemampuan APBN 2020 - 2024 diproyeksikan hanya mampu memenuhi 30 persen atau sekitar Rp 623 triliun dari total kebutuhan anggaran yang mencapai Rp 2.058 triliun.

Sebagai langkah untuk menutupi gap pendanaan non-APBN sebesar 70 persen atau Rp 1.435 triliun, Kementerian PUPR mendorong inovasi pembiayaan pembangunan infrastruktur seperti KPBU.

"Keterlibatan badan usaha melalui skema KPBU merupakan bagian dari strategi besar untuk membiayai infrastruktur dan untuk itu dibutuhkan komitmen pendanaan APBN untuk tahapan persiapan, pengadaan tanah maupun pengembalian kepada Badan Usaha bila dilakukan dengan Availability Payment (AP)," jelasnya.
[Gambas:Video CNN]
Karenanya, hari ini, kementerian menggelar acara penjajakan minat pasar (market sounding) untuk keempat proyek tersebut di kantor Kementerian PUPR, Jakarta.

"Penyelenggaraan market sounding ini sangat penting dalam mendukung pengembangan jalan tol di Indonesia," tulis kementerian.
(sfr)