Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp398,5 ribu, 2 gram Rp1,44 juta, 3 gram Rp2,14 juta, 5 gram Rp3,56 juta, 10 gram Rp7,05 juta, 25 gram Rp17,53 juta, dan 50 gram Rp34,98 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp69,9 juta, 250 gram Rp174,5 juta, 500 gram Rp348,8 juta, dan 1 kilogram Rp697,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, sambungnya, potensi pelemahan harga emas sejatinya tidak begitu tinggi, meski sempat terkoreksi sampai 0,7 persen pada tadi malam waktu AS. Pasalnya, ada sentimen lain yang dirasa bisa membangkitkan kilau harga emas, yaitu kelanjutan negosiasi dagang antara AS dan China.
China dikabarkan sudah kembali mengundang negosiator AS untuk berdiskusi soal kelanjutan damai dari perang dagang yang dilakukan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, sentimen ini bisa mempengaruhi harga emas, meski pelaku pasar yakin kesepakatan antar kedua negara tidak akan dihasilkan pada bulan ini.
[Gambas:Video CNN]
Sebab, di sisi lain, ada sentimen ikut campur AS pada RUU politik Hong Kong yang merupakan ancaman untuk China. Selain itu, ada sentimen lain bagi perkembangan harga emas pada akhir pekan, yaitu rilis data PMI Manufacturing AS yang diperkirakan akan positif oleh pelaku pasar.
"Ketika harga emas kembali melemah seperti ini, tidak ada salahnya untuk membeli emas spot dan fisik secara bertahap," pungkasnya. (uli/agt)