Untuk itu, menurutnya, perlu dilakukan rapat koordinasi di bawah pimpinan Airlangga. Sebab, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merupakan penanggung jawab atas berbagai kebijakan di kementerian/lembaga teknis.
"Nanti kami lihat kalau sudah dirapatkan oleh Menko (Perekonomian). Saya lihat semuanya bagaimana permintaannya," ucap Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jumat (29/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pemerintah sudah ada (aturannya), di Kemenkeu belum ada anggaran. Ini kami sudah usulkan. Kami sudah jalankan sesuai Permentan, tetapi untuk eksekusi disposal, anggaran tidak ada. Kalau kami musnahkan, gimana penggantiannya," kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh.
Tujuannya, agar beras tidak benar-benar dibuang, namun kemudian bisa diolah menjadi bentuk lain. Sementara per November 2019, cadangan beras di gudang perusahan pelat merah itu masih sekitar 2,3 juta ton.
"Semua stok Bulog yang disimpan lebih dari lima bulan itu dapat dibuang, bisa diolah kembali, diubah menjadi tepung dan yang lain, atau turunan beras atau dihibahkan, atau dimusnahkan," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)