AirAsia Buka Bisnis Restoran Jual 'Makanan Pesawat'

CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 11:57 WIB
AirAsia Buka Bisnis Restoran Jual 'Makanan Pesawat' AirAsia menawarkan menu makanan dalam penerbangan ke bisnis restoran perusahaan yang baru dibuka. (Stocksnap/danist soh).
Jakarta, CNN Indonesia -- AirAsia, maskapai penerbangan berbiaya rendah, membuka bisnis restoran khusus untuk menyajikan makanan di pesawat. AirAsia menawarkan makanan persis dengan yang ditawarkannya kepada penumpang maskapai.

Mengutip CNN.com, Rabu (4/12), restoran cepat saji AirAsia menawarkan hidangan lokal, seperti nasi lemak Pak Nasser, termasuk hidangan pembuka dan penutup, kopi dan teh.

Menu-menu tersebut sudah tidak asing lagi di teling penumpang dan kerap ditemui dalam layanan terbang bersama AirAsia.

Harga yang dibanderol AirAsia untuk sajiannya beragam, mulai dari US$3 atau sekitar Rp42 ribu (kurs Rp14.000 per dolar AS).

"Kami melihat selera penumpang untuk menu makanan dalam penerbangan kami. Kami melihat ada permintaan yang tinggi. Ini (restoran AirAsia) adalah jawaban untuk permintaan tersebut," ujar Catherine Goh, brand general manager AirAsia.

AirAsia juga melihat menu makanannya yang khas telah menarik minat lidah orang barat. Karenanya, CEO AirAsia Tony Fernandes mengatakan restoran AirAsia akan menjadi merek gaya hidup baru.

Saat ini, restoran pertama AirAsia itu terletak di sebuah mal/pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur. Perusahaan berencana membuka 100 restoran di seluruh wilayah operasionalnya dalam lima tahun ke depan. Ini berarti, termasuk Indonesia.

AirAsia akan menjadi maskapai pertama yang menawarkan makanan di udara ke darat. Berbeda dengan maskapai lain yang biasanya menarik koki kelas atas dari darat ke udara untuk menyajikan makanan spesial untuk penumpang mereka. Seperti, JetBlue dan British Airways.

Ekspansi perusahaan dilakukan di tengah kegemaran pelaku usaha di Malaysia, markas AirAsia, mengundang restoran merek Amerika, seperti Domino's Pizza, KFC, McDonald's.

Dikabarkan Domino's Pizza akan membuka 300 cabang baru di Negeri Jiran. Sementara, KFC membuka 700 gerai restoran dan McDonald's menambah investasinya US$300 juta untuk membuka lebih dari 400 restoran.
[Gambas:Video CNN]


(bir/bir)