Setor Dividen Terbesar, BUMN Sebut Pertamina Kasir Negara

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 17:40 WIB
Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin menyebut Pertamina menyetorkan dividen paling besar dibanding BUMN lainnya. Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin menyebut Pertamina menyetorkan dividen paling besar dibanding BUMN lainnya. (Detikcom/Ari Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumpamakan PT Pertamina (Persero) sebagai kasir negara. Pasalnya, perusahaan migas pelat merah tersebut menyetor dividen paling besar.

"Kalau ditanya dividen, Pertamina menjadi kasir paling besar dari BUMN. Jadi, keuangan (Pertamina) tidak bermasalah," terang Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, Kamis (12/12).

Pada tahun lalu, Pertamina menyumbang pendapatan negara sebesar Rp120,8 triliun. Manajemen menyatakan 93 persen atau Rp112,34 triliun diberikan dalam bentuk pajak.


Khusus untuk pajak, mayoritas berasal dari anak usaha Pertamina. Sementara, sisanya 7 persen atau Rp8,4 triliun berbentuk dividen.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman sebelumnya menyatakan setoran pendapatan dari Pertamina ke APBN tersebut naik 12,8 persen dibandingkan dengan 2017. Pada 2017, setoran pajak dan dividen Pertamina hanya Rp107,1 triliun.

Diketahui, Pertamina membukukan laba bersih sebesar US$2,53 miliar sepanjang tahun lalu. Realisasi itu naik tipis dibandingkan dengan 2017 yang sebesar US$2,54 triliun.

Peningkatan kinerja ditopang oleh bisnis hulu perseroan. Hal ini sejalan dengan peningkatan rata-rata harga minyak Indonesia (ICP) sepanjang tahun lalu.

Selanjutnya, Budi menyatakan Pertamina berhasil menurunkan jumlah impor avtur dan solar sebesar 25 juta barel. Penurunan itu setara dengan Rp37 triliun.

"Jadi ini berkontribusi untuk menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD)," pungkas Budi.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)