Sinyal Damai Perang Dagang Bikin Kilau Harga Emas Redup

CNN Indonesia | Senin, 16/12/2019 10:50 WIB
Sinyal Damai Perang Dagang Bikin Kilau Harga Emas Redup Harga emas Antam menurun ke posisi Rp749 ribu per gram pada Senin (16/12) terimbas sinyal damai perang dagang AS dan China. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp749 ribu per gram pada Senin (16/12) atau turun Rp1.000 dari Rp750 ribu per gram pada Minggu (15/12). Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp500 per gram dari Rp663.000 menjadi Rp662.500 per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp399 ribu, 2 gram Rp1,44 juta, 3 gram Rp2,14 juta, 5 gram Rp3,56 juta, 10 gram Rp7,06 juta, 25 gram Rp17,55 juta, dan 50 gram Rp35,03 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70 juta, 250 gram Rp174 juta, 500 gram Rp349,8 juta, dan 1 kilogram Rp699,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.478,3 per troy ons atau terkoreksi 0,2 persen. Sementara, harga emas di perdagangan spot melemah 0,12 persen ke US$1.474,53 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan kesepakatan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China fase pertama memberikan sentimen negatif bagi harga emas. Oleh karena itu, harga emas berpotensi terus melemah pada perdagangan hari ini.

"Kesepakatan dagang fase pertama yang tercapai pada Jumat (13/12) memberikan sentimen positif ke aset berisiko dan bisa mendorong pelemahan aset safe haven, seperti emas," kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.
[Gambas:Video CNN]
Ia meramalkan harga emas bergerak dalam rentang support US$1.459 per troy ons dan resistance US$1.482 per troy ons.

Sebagai informasi, Pemerintah AS berkomitmen untuk mengurangi beberapa tarif bea impor terhadap produk China. Sebagai gantinya, China akan meningkatkan pembelian produk pertanian dan dari AS.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan China setuju untuk membeli produk pertanian AS senilai US$32 miliar selama dua tahun ke depan. Kesepakatan perdagangan AS dan China ini akan diteken pada pekan pertama Januari 2020.


(aud/bir)