Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Terpantau, won Korea menguat 0,60 persen, ringgit Malaysia 0,07 persen, dan baht Thailand 0,03 persen diikuti dolar Singapura yang menguat tipis 0,01 persen.
Sementara, pelemahan terjadi pada dolar Hong Kong dan yen Jepang yang sama-sama melemah sebesar 0,05 persen, serta lira Turki yang melemah tipis 0,02 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Ariston, optimisme juga datang dari pihak Gedung Putih yang meralat pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengaku akan menyerang situs budaya Iran apabila Iran membalas serangan AS.
Ariston juga mengatakan bahwa para pelaku pasar telah menganalisis kemungkinan Iran untuk menyerang basis militer AS di Timur Tengah.
[Gambas:Video CNN]
"Pelaku pasar menilai kemungkinan Iran tidak akan menyerang, karena dapat mengganggu ekspor minyak mentahnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.900 hingga Rp14.000 per dolar AS pada hari ini.