Geliat Ekspansi Bisnis Melambat pada Kuartal IV 2019

CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 14:54 WIB
Geliat Ekspansi Bisnis Melambat pada Kuartal IV 2019 BI mengungkap ekspansi dunia usaha melambat pada periode Oktober-Desember 2019 dibandingkan Juli-September 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) menyatakan ekspansi dunia usaha melambat pada periode Oktober-Desember 2019 dibandingkan Juli-September 2019. Meski begitu, bank sentral nasional memperkirakan ekspansi dunia usaha akan membaik pada Januari-Maret 2020.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan hal ini tercermin dari Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan bank sentral. Berdasarkan survei, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) sebesar 7,79 persen pada kuartal IV 2019 atau lebih rendah dari 13,39 persen pada kuartal III 2019.

"Perlambatan tersebut sejalan dengan pola historis perkembangan kegiatan usaha yang cenderung melambat pada akhir tahun," ujar Onny dalam keterangan resmi, dikutip Senin (13/1).


Sejalan dengan perlambatan ekspansi dunia usaha pada kuartal lalu, maka kapasitas produksi terpakai dan penggunaan tenaga kerja juga lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Hal ini membuat kondisi keuangan perusahaan terbilang stabil.

"Aspek likuiditas dan rentabilitas tetap baik, diikuti dengan akses kredit perbankan yang berjalan normal," katanya.

BI menerangkan kegiatan usaha yang tetap berjalan baik pada kuartal lalu adalah kegiatan usaha di sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan, dan perdagangan. Kemudian, juga diikuti oleh sektor perhotelan dan restoran, jasa-jasa, serta pengangkutan dan komunikasi.

Kendati melambat pada kuartal IV 2019, namun BI optimis kegiatan usaha akan membaik pada kuartal I 2020. Hal ini tercermin dari hasil survei yang memperkirakan SBT akan meningkat menjadi 10,7 persen pada tiga bulan pertama tahun ini.

Proyeksi ini memang tidak setinggi realisasi kuartal III 2019, namun setidaknya sudah memberi indikasi akan ada geliat bisnis pada tiga bulan ini. Lebih lanjut, bank sentral memperkirakan ada beberapa sektor usaha yang meningkat pada awal tahun ini.

Beberapa diantaranya, yaitu keuangan, real estate dan jasa perusahaan, pertanian, perkebunan, peternakan, Kehutanan dan perikanan, serta industri pengolahan.

"Peningkatan tersebut juga diprakirakan akan diikuti oleh penggunaan tenaga kerja yang lebih tinggi," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (uli/age)