Tol Palembang-Kayu Agung Beroperasi Awal Februari

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 23:55 WIB
Tol Palembang-Kayu Agung Beroperasi Awal Februari Ruas jalan tol Palembang-Kayu Agung, Sumsel, akan beroperasi pada Februari 2020. (Dok. Hutama Karya).
Palembang, CNN Indonesia -- Ruas jalan tol Palembang-Kayu Agung, Sumatera Selatan, akan segera dioperasionalkan pada awal Februari mendatang. Jalan tol sepanjang 33,5 kilometer ini rencananya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayu Agung PT Waskita Riwijaya Tol Yusuf Ar Rosadi mengatakan seluruh konstruksi pembangunan tol sudah rampung.

Tol yang sudah difungsikan pada arus mudik Lebaran 2019 itu dan ditargetkan beroperasi pada Natal dan tahun baru (Nataru) 2020 ini tengah dalam tahap penilaian uji laik operasional (ULO) oleh Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).

"Proses ini biasanya memakan waktu dua minggu. Kemarin sudah evaluasi fungsionalnya, tinggal uji laik operasi. Nanti kita menunggu dulu kepastian dari BPJT dan Kementerian PUPR untuk tol Palembang-Kayu Agung ini," ujar Yusuf, Kamis (16/1).

Berdasarkan hasil evaluasi selama masa fungsional pada tahun lalu, tingkat kepadatan lalu lintas di tol ini cukup tinggi.

Pada 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020, saat masa mudik Nataru, rata-rata per hari mencapai 17 ribu pengendara masuk dan keluar tol. Kendaraan yang melintas didominasi berpelat nomor Sumatera Selatan, Lampung, dan Jakarta.

Pengelola jalan tol akan menggratiskan tarif jalan tol selama 2 pekan pertama setelah diresmikan presiden dan mulai beroperasi.

"Dua minggu awal masih gratis paling cepat, bisa sampai 1,5 bulan sambil kami evaluasi. Untuk konstruksi memang sudah 99 persen selesai, tinggal aksesoris jalan tolnya saja, seperti penambahan pagar pembatas dan lainnya. Setelah tim BPJT menyatakan sudah memenuhi syarat, akan langsung diresmikan presiden dan operasional," kata dia.

Saat ini pihaknya menyediakan pintu tol temporer di kawasan Jakabaring, Palembang. Hal ini dikarenakan gerbang tol permanen yang terhubung langsung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim) masih ditutup lantaran pengerjaan Jembatan Ogan.

Sementara untuk rest area di KM 345 belum siap karena masih dalam tahap persiapan lahan. "Rest area setelah tol operasional baru mulai dikerjakan," tandasnya.
[Gambas:Video CNN]


(idz/bir)