Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan permintaan evaluasi disampaikan terkait kemacetan yang terjadi di ruas tol tersebut saat musim Libur Natal dan Tahun Baru pada Sabtu (21/12) lalu. Ia mengatakan kemacetan yang mengakibatkan penutupan sementara tersebut bisa membahayakan masyarakat.
"Ini bisa membahayakan keamanan dan keselamatan pengguna tol. Jangan sampai jalan tol layang menjadi produk gagal," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hari Ini, Tarif Tol Jagorawi Resmi Naik |
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya akan membatasi jumlah kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Saat ini, pihaknya masih memantau pergerakan kendaraan di Jalan Tol Jakarta- Cikampek II.
"Nanti kami lihat. Kami akan batasi yang naik ke atas. Saya yakin oke, jadi tinggal mengawasi," katanya.
[Gambas:Video CNN] (agt)