Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan omnibus law akan membuat berbagai izin investasi menjadi lebih cepat dan sederhana. Apalagi, pemerintah sebelumnya juga sudah melakukan berbagai langkah reformasi di bidang perizinan investasi, salah satunya perizinan terintegrasi secara online (Online Single Submission/OSS).
"Omnibus law akan sangat positif untuk ekonomi Indonesia karena itu akan memperpendek proses dari investasi dan bisnis," ujar Perry, Kamis (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, bukan tidak mungkin aliran investasi menyasar pada pembangunan industri dan pabrik. Bila terjadi, maka kinerja ekspor Indonesia akan meningkat dan memberi kontribusi ke pertumbuhan ekonomi.
Bank sentral nasional memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,3 persen atau titik tengah dari rentang 5,1 persen sampai 5,5 persen pada tahun ini. Hal ini juga didukung oleh pemulihan ekonomi global.
Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan omnibus law. Ini merupakan kebijakan revisi sejumlah aturan dalam waktu yang bersamaan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kebijakan ini ditempuh karena revisi aturan sering kali membutuhkan waktu lama bila diajukan satu per satu. Oleh karena itu, pemerintah mengambil jalan pintas untuk merevisi sekaligus.
[Gambas:Video CNN]
(uli/age)