Bandara tersebut yakni, Bandara Hananjoeddin Belitung, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Bandara Radin Inten Lampung dan Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.
"Kami kan dapat konsesi sampai 30 tahun. Total investasi CAPEX selama 30 tahun untuk empat bandara itu sekitar Rp2,1 triliun," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu akan ditambah terminal baru. Awaluddin menjelaskan ketika dialihkan ke Angkasa Pura II masih ada proyek pembangunan gedung terminal yang baru selesai sekitar 70 persen. Keempat, Bandara Tjilik Riwut belanja modal akan digunakan untuk optimalisasi lahan.
Di luar nominal belanja modal tersebut, AP II juga menargetkan pembangunan infrastruktur di sejumlah bandara untuk tahun ini. Seperti pada Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, Bandara Sultan Thaha Jambi, Bandara Supadio Kalimantan Barat dan Bandara Silangit Sumatera Utara.
[Gambas:Video CNN] (fey/age)