Pemerintah Mulai Tawarkan SBR009 Hari Ini

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 12:19 WIB
Pemerintah Mulai Tawarkan SBR009 Hari Ini Pemerintah mulai menawarkan SBR009 hari ini, Senin (27/1). Surat Utang Negara (SUN) ritel dengan kupon mengambang. (CNNIndonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mulai menawarkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR009 kepada investor. Surat Utang Negara (SUN) ritel itu menjanjikan tingkat kupon mengambang.

Mengutip laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, SBR009 ditawarkan mulai 27 Januari hingga penutupan 13 Februari 2020. Instrumen surat utang ini memiliki tenor dua tahun dengan batas jatuh tempo 10 Februari 2022.

SBR009 dapat dipesan mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar, dengan jenis kupon mengambang. Pada periode tiga bulan pertama (19 Februari-10 Mei 2020) sebesar 6,30 persen. Kemudian, tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan.

Penyesuaian tingkat kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 130 basis poin (bps) atau 1,30 persen. Tingkat kupon 6,30 persen sendiri merupakan tingkat minimal dan tidak akan berubah sampai dengan jatuh tempo.

Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulannya. Pembayaran kupon pertama kali pada 10 April 2020.

Proses pemesanan pembelian SBR009 secara online dilakukan melalui empat tahap, yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan setelmen.

"Investor yang berminat sudah dapat melakukan registrasi dengan menghubungi 24 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung lewat sistem elektronik (online)," tulis DJPPR Kemenkeu.

Adapun 24 mitra distribusi, yakni BCA, Bank Mandiri, BNI, Bank Permata, BRI, BTN, Bank Maybank Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC NISP, Bank Panin, Bank DBS, Bank HSBC, Bank UOB, Bank Commonwealth, Bank Danamon.

Kemudian, perusahaan efek melalui Trimegah Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bareksa Portal Investasi, Star Mercato Capitale (Tanamduit), Nusantara Sejahtera Investama (Invisee).

Termasuk juga dua perusahaan finansial teknologi (fintech), yakni Investree Radhika Jaya dan Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku).

[Gambas:Video CNN]



(bir/sfr)