"Pak Presiden minta inklusi keuangan dalam tiga sampai empat tahun ke depan dinaikkan dari 70an persen menjadi 90 persen," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (28/1).
Menurut Airlangga, Jokowi memerintahkan untuk mengembangkan program penyaluran pembiayaan, antara lain bank wakaf mikro dan skema yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, seperti Nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun begitu, pencapaian literasi dan inklusi keuangan RI masih di bawah negara tetangga. Ambil contoh, inklusi keuangan di Singapura yang sudah tembus 98 persen, Malaysia 85 persen, dan Thailand 82 persen.
"Artinya kami masih di bawah mereka (Singapura, Malaysia, dan Thailand) sedikit," pungkas Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)