"Mobil listrik adalah salah satu solusi dalam mengurangi konsumsi BBM, nah di luar subjek itu dapat mengurangi impor crude," ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPR, Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (17/2).
Cara lain untuk mengurangi impor minyak, lanjut Arcandra adalah meningkatkan produksi minyak dalam negeri, antara lain melalui teknologi EOR (Enhance Oil Recovery). Sehingga biaya untuk impor minyak mentah bisa dialihkan untuk pemeliharaan sumur-sumur minyak dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Domestic base supply kalau kita andalkan migas, kita butuh impor crude (minyak mentah) dan BBM. Kemudian, jangka panjangnya eksplorasi," tegas Arcandra.
Lebih lanjut, ia mengingatkan eksplorasi migas merupakan bisnis dengan rasio keberhasilan hanya 20 persen. Selain itu, padat modal dengan jangka waktu produksi baru bisa 10 tahun setelah penemuan pertama.
[Gambas:Video CNN]
(antara/bir)