Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengungkap perencanaan tersebut telah dilaporkan pihaknya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
"Untuk pembangunan ke depan, BPH Migas telah menyampaikan usulan ruas baru dan 193 wilayah jaringan distribusi (WJD) kepada Menteri ESDM," kata pria yang akrab disapa Ifan ini di Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (12/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, untuk pembangunan yang saat ini dilakukan BPH Migas, Ifan mengaku progres pembangunan Pipa-Gresik Semarang sudah mencapai 98 persen. Kemudian, Pipa Kalimantan-Jawa akan dirubah menjadi Trans Kalimantan sehingga tidak akan diangkut ke Jawa lagi.
"Untuk Pipa Cirebon-Semarang kemarin, setelah 14 tahun mangkrak, bisa kami groundbreaking-kan, dan Insyaallah dalam waktu dua tahun akan selesai," tuturnya.
Ia pun berharap revisi rencana induk tersebut dapat segera diterbitkan atau ditetapkan oleh Kementerian ESDM.
"Untuk itu BPH Migas mengharapkan Komisi VII dapat mendorong Menteri ESDM untuk dapat segera menetapkan rencana induk jaringan transmisi dan distribusi Gas Bumi Nasional yang kami usulkan 2020-2038 supaya konsisten dengan Rencana Kelistrikan Umum Nasional (RUKN)," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(ara/sfr)