Erick Thohir Bidik Laba BUMN Rp300 T pada 2024

CNN Indonesia | Kamis, 20/02/2020 13:15 WIB
Erick Thohir Bidik Laba BUMN Rp300 T pada 2024 Laba bersih perusahaan BUMN ditargetkan naik 50 persen dibanding 2018, yaitu menjadi Rp300 triliun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan laba bersih seluruh perusahaan pelat merah tembus Rp300 triliun pada 2024 mendatang. Jumlah itu tumbuh 50 persen dibandingkan realisasi laba bersih pada 2018, yaitu Rp180 triliun.

Informasi tersebut disampaikan Erick dalam rapat kerja dengan komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (20/2).

"Kami memberanikan diri, berharap nilai laba bersih yang hari ini sekitar Rp180 triliun, kami harap pada 2024, laba bersih ini bisa menjadi Rp300 triliun. Kami berusaha," ujarnya.


Guna meraih target tersebut, ia memperhitungkan laba perusahaan 142 BUMN harus bertambah 10 persen setiap tahunnya. Erick mengakui target yang dipatok itu tidak mudah di tengah kondisi perekonomian yang berat.

Namun, ia mengaku Kementerian BUMN dengan bantuan berbagai pihak akan mengupayakan mencapai target tersebut.

"Kalau kita lihat di era disrupsi (teknologi), ada model bisnis yang bisa hilang. Tidak mudah karena kondisinya (berat), tetapi kami coba tingkatkan hampir double," tutur Erick.

Sejalan dengan peningkatan laba, ia juga menargetkan setoran seluruh perusahaan BUMN naik 50 persen dari kontribusi 2018 lalu sebesar Rp400 triliun. Setoran itu meliputi pajak, royalti, dividen, dan sebagainya.

"Ini ujungnya yang ingin kami capai. Tidak mudah, tapi kami berusaha maksimal," ucapnya.

Menteri BUMN terdahulu, Rini Soemarno pernah mengklaim keuntungan seluruh perusahaan pelat merah mencapai lebih dari Rp200 triliun sepanjang 2018. Angka itu disebut Rini melesat dibandingkan laba BUMN empat tahun lalu yang tak menyentuh Rp150 triliun.

[Gambas:Video CNN]


(ulf/bir)