Erick Thohir Imbau Masyarakat Berburu Saham BRI

CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 15:18 WIB
Erick Thohir Imbau Masyarakat Berburu Saham BRI Erick Thohir mengajak masyarakat untuk membeli saham BRI. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut bakal terjadi sinergi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada Juni 2020. Karenanya, ia mengajak pelaku pasar dan masyarakat untuk membeli saham BRI.

"Ini kalau (sinergi) terjadi, BRI akan menjadi bank luar biasa, cepat-cepat beli sahamnya," ucap Erick dengan nada bercanda di acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2020, Jakarta, Rabu (26/2).

Sebagai gambaran, harga saham emiten berkode BBRI saat ini bertengger di level 4.500 atau menguat 13,64 persen secara tahunan. Sepanjang 2019, perusahaan meraup laba Rp34,41 triliun atau tumbuh 6,15 persen dibandingkan 2018.


Sayangnya, Erick tidak menjelaskan lebih lanjut terkait bentuk kerja sama atau sinergi yang nantinya bakal dilakukan. Namun, ia memastikan rencana itu sudah dibahas serius dalam rapat dengan manajemen.

Ia menyebut capaian BRI sudah sangat baik saat ini. Selain itu, Erick juga memastikan BRI akan memiliki kualitas kebijakan yang lebih baik dan pangsa pasar yang jelas apabila sinergi diterapkan.

Sebelumnya, BRI sempat berkolaborasi dengan e-commerce, melalui program Innovation Lab untuk mendorong sektor UMKM.

Direktur Digital, Teknologi Informasi, dan Operasi BRI Indra Utoyo mengatakan melalui program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan inovasi dan bisa menciptakan network effect yang ke depannya turut mendukung pertumbuhan ekonomi digital tanah air.

"Dengan inisiatif ini, kami sadar bahwa ide-ide hebat itu tak berbatas. Kami menggabungkan potensi yang ada di BRI Grup dan tap in dengan ide-ide dari mitra startup yang inovatif dan kreatif agar bisa tumbuh bersama. Tentu kita harus mencari cara yang inovasi yang relevan dan kontekstual yang bisa memberikan dampak," ujar Indra pada Rabu (11/12) lalu.

[Gambas:Video CNN]


(ara/sfr)