OJK Klaim Punya Jurus Atasi 'Infeksi' Virus Corona pada IHSG

CNN Indonesia | Sabtu, 29/02/2020 05:57 WIB
OJK Klaim Punya Jurus Atasi 'Infeksi' Virus Corona pada IHSG OJK mengklaim punya protokol mengatasi 'infeksi' virus corona pada IHSG. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim telah memiliki protokol jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merosot hingga 8 persen atau di bawah ambang batas (treshold).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan protokol berupa izin kepada emiten untuk melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham tanpa meminta restu kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Tenang saja kami sudah punya protokolnya.  Kalau turunnya sudah melebihi treshold, ada beberapa yang bisa kami lakukan, kami membolehkan buyback," ucap Wimboh di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (28/2).


Melalui buyback, OJK berharap transaksi beli di pasar kian ramai. Dengan kebijakan tersebut mereka berharap indeks bisa membaik.

IHSG sudah melemah hingga 13,44 persen sejak awal tahun hingga perdagangan 28 Februari 2020 atau year to date (ytd). Sementara, dalam sepekan terakhir indeks tertekan 7,3 persen.


Pada awal tahun ini, IHSG masih bertengger di level 6.283. Namun, indeks kini terjungkal hingga ke level 5.452.

Pelemahan IHSG sejalan dengan dengan arus keluar modal asing (capital outflow). Investor asing ramai-ramai menarik dananya dari pasar modal, sehingga indeks tercatat jual bersih (net sell).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp4,7 triliun sejak awal tahun hingga perdagangan 27 Februari 2020. Namun, khusus perdagangan kemarin net sell asing tercatat sebesar Rp1,04 triliun.

Investor asing mulai menarik dananya dari pasar saham domestik sejak 14 Februari 2020 lalu. Saat itu, asing tercatat net sell sebesar Rp358,85 miliar.

Aksi jual investor asing berlanjut pada 15 Februari 2020, sehingga asing kembali net sell sebesar Rp755,81 miliar. Kemudian, net sell asing tembus hingga Rp1,74 triliun pada 26 Februari 2020 dan Rp1,04 triliun pada 27 Februari 2020.

[Gambas:Video CNN]


(aud/agt)