Kalau dilihat sejak awal tahun hingga posisi sekarang (year-to-date/ytd), indeks tercatat anjlok hingga 15,26 persen. Sebagai catatan, IHSG pada awal tahun ini masih di level 6.283.
Merosotnya bursa saham domestik sejalan dengan arus modal asing yang keluar (capital outflow). Investor asing ramai-ramai menarik dananya dari pasar modal, sehingga indeks tercatat jual bersih (net sell).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, pagi ini asing terlihat net sell di pasar regional sebesar Rp41,86 miliar dan all market sebesar Rp42,7 miliar. Namun, penutupan sesi I asing membukukan net buy Rp 61,59 miliar.
Analis Anugerah Sekuritas Indonesia Bertoni Rio memprediksi investor masih terus menarik dananya dari pasar saham hingga beberapa waktu ke depan. Mereka mengalihkan investasinya ke aset yang lebih aman (safe haven) di tengah penyebaran wabah virus corona.
Hanya saja, Bertoni mengaku belum bisa memprediksi jumlah net sell asing hingga akhir tahun ini. Hal yang pasti, investor asing masih akan tercatat net sell dalam beberapa waktu ke depan.
Namun, ia melihat sebagian pelaku pasar berpotensi kembali melakukan aksi beli pada awal April 2020. Menurutnya, sejumlah saham yang sudah murah dapat menarik pelaku pasar untuk melakukan transaksi.
"Awal April (investor kembali melalukan aksi beli). Saat ini saham-saham sudah murah namun karena sentimen eksternal maka bisa lebih murah lagi," pungkas Bertoni.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)