Apotek modern Watson di pusat perbelanjaan Pacific Place, salah satunya. Salah satu pegawai toko Dahlia mengaku masker dan hand sanitizer bahkan sudah habis sejak kemarin, Minggu (1/3).
Padahal, ia bilang permintaan meningkat sebelum virus corona merebak di Indonesia. "Hari ini sudah banyak banget yang menanyakan. Sampai dengan wipes (tisu basah) habis," ujarnya ditemui CNNIndonesia.com, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pertanyaan pelanggan mengenai masker, hand sanitizer dan tisu basah semakin banyak sejak berita WNI positif virus corona beredar pagi tadi.
Meskipun permintaan yang didapati melonjak, Curi mengatakan harga masker di tokonya terbilang tidak ada perubahan. "Kalau (harga) normal Rp14 ribu, yang N95 Rp16.500. Ya sama saja normal," imbuh dia.
Salah satu pegawai supermarket yang enggan disebut namanya mengatakan kepadatan ini jarang ditemui di sana ketika siang maupun sore hari di hari kerja.
"Ini lagi rame ini, hari ini. Enggak tahu biasanya enggak serame ini. Lagi ramai setelah pengumuman (soal WNI terinfeksi virus corona) tadi. Dari tadi pagi rame," ujarnya.
Ia mengaku stok masker, hand sanitizer hingga tisu basah anti bakteri pun ludes diborong pelanggan sejak pagi tadi.
Salah satu pelanggan yang tengah mengantre di kasir, Ryan mengatakan datang untuk membeli makanan-makanan kaleng guna stok di rumah.
"Belanja disuruh bos. Bos saya dokter. Dia bilang sih disuruh (beli stok makanan untuk) di rumah. Semacam kornet, sarden, cemilan juga," terang dia.
Dalam troli belanjaan yang dibawa terdapat setidaknya 10 makanan ringan dan puluhan makanan kaleng yang bisa disajikan cepat dan disimpan dalam periode waktu yang lama.
[Gambas:Video CNN]
(fey/bir)