Apotek dan Ritel Kehabisan Masker Hingga Tisu Basah

CNN Indonesia | Senin, 02/03/2020 18:15 WIB
Apotek dan toko ritel di sejumlah mal di Jakarta mengaku kehabisan stok masker, hand sanitizer hingga tisu basah. Apotek dan toko ritel di sejumlah mal di Jakarta mengaku kehabisan stok masker, hand sanitizer hingga tisu basah. Ilustrasi. (Calvin Teo via Wikimedia).
Jakarta, CNN Indonesia -- Apotek dan toko ritel di sejumlah wilayah di Jakarta mengaku kehabisan stok masker mulut, hand sanitizer, dan tisu basah, setelah pemerintah mengonfirmasi dua pasien terinfeksi virus corona di Indonesia.

Apotek modern Watson di pusat perbelanjaan Pacific Place, salah satunya. Salah satu pegawai toko Dahlia mengaku masker dan hand sanitizer bahkan sudah habis sejak kemarin, Minggu (1/3).

Padahal, ia bilang permintaan meningkat sebelum virus corona merebak di Indonesia. "Hari ini sudah banyak banget yang menanyakan. Sampai dengan wipes (tisu basah) habis," ujarnya ditemui CNNIndonesia.com, Senin (2/3).


Kendati begitu, manajemen Watson mengatakan akan memasok kembali masker, hand sanitizer, dan tisu basah. Namun, ia belum memastikan waktunya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Curi, pegawai apotek ritel Guardian di Pacific Place. Ia bahkan mengaku masker dan hand sanitizer di tokonya sudah habis sejak dua pekan terakhir.

"Biasanya sistemnya kalau (stok) sudah nol otomatis datang. Tapi dari dua pekan lebih walaupun sudah nol stoknya, sudah nggak ada. Sudah nggak datang," jelasnya.

Ia mengatakan pertanyaan pelanggan mengenai masker, hand sanitizer dan tisu basah semakin banyak sejak berita WNI positif virus corona beredar pagi tadi.

Meskipun permintaan yang didapati melonjak, Curi mengatakan harga masker di tokonya terbilang tidak ada perubahan. "Kalau (harga) normal Rp14 ribu, yang N95 Rp16.500. Ya sama saja normal," imbuh dia.

Pada lokasi terpisah, supermarket Lotte Mart di Ratu Plaza per sore ini terlihat ramai dikunjungi pelanggan. Setiap kasir setidaknya mendapati antrian sebanyak tiga sampai lima orang. Setidaknya ada 10 kasir yang tersedia dan dibuka dalam supermarket.

Salah satu pegawai supermarket yang enggan disebut namanya mengatakan kepadatan ini jarang ditemui di sana ketika siang maupun sore hari di hari kerja.

"Ini lagi rame ini, hari ini. Enggak tahu biasanya enggak serame ini. Lagi ramai setelah pengumuman (soal WNI terinfeksi virus corona) tadi. Dari tadi pagi rame," ujarnya.

Ia mengaku stok masker, hand sanitizer hingga tisu basah anti bakteri pun ludes diborong pelanggan sejak pagi tadi.

Tak cuma masker dan tisu basah, menurut pantauan banyak di antara pelanggan yang membeli makanan dengan jumlah berlipat dalam keranjang belanjanya.

Salah satu pelanggan yang tengah mengantre di kasir, Ryan mengatakan datang untuk membeli makanan-makanan kaleng guna stok di rumah.

"Belanja disuruh bos. Bos saya dokter. Dia bilang sih disuruh (beli stok makanan untuk) di rumah. Semacam kornet, sarden, cemilan juga," terang dia.

Dalam troli belanjaan yang dibawa terdapat setidaknya 10 makanan ringan dan puluhan makanan kaleng yang bisa disajikan cepat dan disimpan dalam periode waktu yang lama.

[Gambas:Video CNN]

(fey/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK