"Dua penerbangan ke luar negeri dihentikan sementara sejak hari ini. Penerbangan khususnya maskapai Air Asia dan Citilink tujuannya Singapura dan Kuala Lumpur," kata General Manager Husein Sastranegara Andika Nuryaman saat dihubungi wartawan, Selasa (3/3).
Menurutnya, merebaknya penyebaran virus corona mengakibatkan menurunnya penerbangan dengan tujuan ke dua negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengecekan juga berlaku bagi seluruh pegawai yang bekerja di Bandara Husein. Jadi para petugas maupun yang lainnya yang masuk kerja, semuanya pegawai kami, pegawai maskapai penerbangan juga kami cek semuanya untuk memastikan semuanya sehat," tuturnya.
Rencana Penutupan Gedung Sate
Terpisah, Kepala Biro Umum Setda Jabar Iip Hidayat mengatakan akan lebih dulu berkoordinasi dengan pimpinan terkait rencana penutupan Museum Gedung Sate.
"Jadi belum ditutup. Kami mau melapor hari ini jam 1 ada rapat dengan gubernur. Cuma, kami menyiapkan langkah antisipatif kemungkinan ditutup. Karena apa? Pengunjung ke sana tidak hanya dari dalam negeri, tetapi luar negeri juga banyak," kata Iip.
Iip menuturkan, jika Museum Gedung Sate dibuka, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah antisipatif. Mulai dari memasang cairan pencuci tangan atau hand sanitizer sampai memeriksa suhu badan pengunjung.
"Kalau pun dibuka tentunya kami selektif. Artinya, yang agak sakit harus dicek. Yang sehat juga SOP-nya cuci tangan, dan dideteksi suhu badannya. Baru bisa masuk," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Selain rencana penutupan sementara museum, Biro Umum Setda Jabar bakal memasang hand sanitizer di pintu masuk-keluar Gedung Sate, Gedung Pakuan, Gedung Merdeka, Saparua, rumah dinas, dan semua tempat yang dikelola Pemerintah Provinsi Jabar.
"Langkah antisipatif yang ketiga, khusus di Gedung Sate, kami punya poliklinik, ada dokter. Mungkin sewaktu-waktu kita akan keliling untuk memantau kalau-kalau ada memiliki gejala (Covid-19)," kata Iip.
(hyg/sfr)