"Itu (dana tak terduga) bisa digunakan kalau benar-benar terjadi (wabah virus corona) dan membutuhkan biaya yang besar. Jadi kalau ada situasi darurat bisa menggunakan itu," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Rabu (4/3).
Pemprov Bali juga memungkinkan untuk melakukan penambahan dana darurat dengan melakukan penjadwalan ulang kegiatan-kegiatan yang lain jika anggaran Rp15 miliar tersebut kurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Puluhan Pengusaha Vila di Bali PHK Karyawan |
Terlepas dari hak itu, Dewa Indra meminta masyarakat Bali untuk selalu mencegah penyebaran virus corona agar tidak mewabah di Bali.
Walaupun, sampai saat ini, belum ada pasien yang dinyatakan positif terkena virus yang sudah mewabah di berbagai negara tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(put/bir)