Skenario Lockdown ala Sri Mulyani 'Lawan' Corona
CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2020 18:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani menyiapkan skenario lockdown atau isolasi penuh untuk melawan penyebaran virus corona. Salah satunya, yaitu menampung seluruh warga di satu tempat.
"Kalau di desa atau tempat yang pemukimannya cukup padat, sehingga social distancing sulit dilakukan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mencari rumah yang bisa digunakan bersama-sama untuk menjadi tempat menampung," ujarnya, Rabu (18/3).
Segala kemungkinan terkait skema isolasi, sambung Ani, bisa terjadi. Karenanya, ia dan pemerintah masih terus mengkaji hal tersebut.
Kemudian, ia memastikan pemerintah akan menyiapkan pasokan bahan pokok dan logistik agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia.
Ani mengaku saat ini masih melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. "Kami terus mendukung agar tidak sampai ada kekurangan," imbuh dia.
Selain skenario lockdown, Ani juga mengaku telah menyiapkan anggarannya. "Mengenai kesiapan, pasti disiapkan untuk memutuskan suatu daerah apakah dilakukan isolasi," tutur dia.
Namun demikian, hingga kini pemerintah belum memutuskan untuk melakukan lockdown. Presiden Joko Widodo baru mengimbau masyarakat menghindari keramaian dengan bekerja dari rumah (work from home) demi meminimalisir penularan virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(bir/aud/bir)
"Kalau di desa atau tempat yang pemukimannya cukup padat, sehingga social distancing sulit dilakukan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mencari rumah yang bisa digunakan bersama-sama untuk menjadi tempat menampung," ujarnya, Rabu (18/3).
Segala kemungkinan terkait skema isolasi, sambung Ani, bisa terjadi. Karenanya, ia dan pemerintah masih terus mengkaji hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, hingga kini pemerintah belum memutuskan untuk melakukan lockdown. Presiden Joko Widodo baru mengimbau masyarakat menghindari keramaian dengan bekerja dari rumah (work from home) demi meminimalisir penularan virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(bir/aud/bir)