Cegah Corona, Pengusaha Tekstil Produksi Masker Kain dan APD

CNN Indonesia
Senin, 23 Mar 2020 21:05 WIB
Pengusaha tekstil menyanggupi untuk memproduksi masker dan APD untuk kebutuhan penangganan virus corona. Pengusaha tekstil menyanggupi untuk memproduksi masker dan APD untuk kebutuhan penanganan virus corona. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengusaha tekstil mengaku siap menggenjot produksi masker non medis alias masker kain dan Alat Pelindung Diri (APD). Bahkan, saat ini beberapa produsen tekstil dalam negeri sudah memproduksi APD tersebut.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Anne Patricia Sutanto mengatakan seluruh bahan baku pembuatan masker kain dan APD tersedia dalam negeri. Hanya kain katun yang perlu diimpor.

"Apakah kami siap? Secara non-medical grade (tingkatan non medis) tentu siap, tidak usah ngomong ready, kami saja sudah produksi demikian," katanya melalui video conference, Senin (23/3).


Sementara itu, untuk masker maupun APD yang memenuhi persyaratan medis, ia menuturkan pihak pengusaha masih berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan. Ia mengharapkan pihak-pihak tersebut dapat segera memberikan sertifikasi medical grade untuk masker dan APD produk dalam negeri.

Namun, hal ini membutuhkan waktu lebih lama sedangkan BNPB dan Kementerian Kesehatan tengah fokus pada penanganan pasien virus corona.

"Kami sendiri punya laboratorium, bahan yang dipakai itu sudah tes untuk dipakai hikers (pendaki) dunia sampai ke Mount Everest. Kalau mereka bisa hidup anti air, anti angin berarti harusnya ini diharapkan virus corona tidak tembus, kami terpaksa pakai logika," paparnya.

Namun demikian, ia tidak memaparkan lebih lanjut kapasitas masker kain maupun APD yang dapat diproduksi dalam negeri. Ia hanya mengaku asosiasi tengah mendata produsen yang memiliki kapasitas tersebut.

"Louis Vuitton saja bisa buat dari hand bag ke hand sanitizer, kalau perlu kami yang dari garmen jadi perusahaan masker atau APD, itu yang nanti akan kami galakkan, yang penting kami ada supply chain yang baik," tegasnya.

Di sisi lain, pengusaha meminta pembebasan bea masuk untuk bahan baku impor dan safeguard yang terlanjur masuk ke Pusat Logistik Berikat (PLB). Alasannya, masker maupun APD tersebut akan dijual dengan harga yang pantas dan layak,karena bukan untuk dipasarkan secara komersial.

"Adalah lucu kalau kami impor APD dari China, sedangkan kami sendiri bisa buat. Tapi kami malah kena safeguard dan mereka tidak karena untuk covid-19,"ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/age)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER