Pemerintah Jamin Pasokan Listrik RS Rujukan Corona

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 15:11 WIB
Kementerian ESDM memastikan pasokan listrik di semua RS rujukan pasien virus corona, yang disiagakan dari dua sumber listrik untuk antisipasi gangguan. Kementerian ESDM memastikan pasokan listrik di semua RS rujukan pasien virus corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin ketersediaan pasokan listrik Rumah Sakit (RS) rujukan pasien virus corona (covid-19). Tak hanya RS rujukan, Kementerian ESDM juga memastikan pasokan listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan gas elpiji berjalan normal di tengah penanganan virus corona.

"Pasokan listrik rumah sakit rujukan penanganan covid-19 di Jakarta dan sekitarnya dipastikan berjalan dengan baik," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/3).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad mengatakan PT PLN (Persero) akan memberikan bantuan supervisi instalasi listrik milik RS rujukan. Guna menjamin ketersediaan, maka sistem kelistrikan dipasok dari dua sumber.


Dengan demikian, apabila sumber listrik utama mengalami gangguan, maka langsung dipindahkan ke sumber listrik cadangan. Selain RS, hal tersebut juga diterapkan pada fasilitas vital siaga virus corona lainnya, seperti kantor pemerintah.

"Kami buat siaga dengan dua sumber dari gardu yang berbeda, sumber utama dan sumber cadangan. Bebannya pun dimonitor berkala setiap 3 jam," tuturnya.

Ia menuturkan PLN juga menyiapkan kebutuhan listrik untuk wisma atlet dan RS Pertamina Jaya. Seperti diketahui, dua fasilitas tersebut disiapkan sebagai RS khusus penanganan pasien virus corona.

"Total daya listrik yang disiapkan sebesar 11.080 kVA untuk seluruh tower yang ada di komplek wisma atlet," paparnya.

PLN dengan memasok listrik di wisma atlet dari dua sub sistem yang berbeda serta dilengkapi Automatic Change Over (ACO). Jadi, apabila sumber listrik utama mengalami gangguan secara otomatis dipindah ke sumber cadangan.

Sebagai RS darurat, wisma atlet mampu menampung pasien hingga 3.000 jiwa. Pemerintah sendiri menyiagakan empat tower untuk penanganan virus corona.

Sejak dibuka pada Senin, (23/3) lalu, total pasien yang menginap di wisma atlet sebanyak 231 pasien terkait virus corona hingga Jumat (27/3). Dari jumlah itu, 20 pasien terkonfirmasi positif covid-19.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/age)