"Masih ada kelemahan dalam penyajian LKPP yang perlu ditindaklanjuti pemerintah, di antaranya terkait revaluasi aset," ujar Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam keterangan resmi kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/3).
Hal itu perlu mengingat revaluasi aset membuat total aset pemerintah melonjak. Pada 2019 saja, total aset pemerintah tercatat Rp6.007 triliun atau naik 211 persen apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp1.931 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan LKPP merupakan mandatori yang dilakukan setiap tahun dan melibatkan pemeriksa dari Auditorat Keuangan Negara I sampai VII. Penyampaian laporan tetap dilakukan di tengah pandemi virus corona dan kebijakan bekerja dari rumah (work from home).
Kemudian, kajian atas kesinambungan fiskal untuk mengukur tingkat ketahanan dan keberlangsungan atas tata kelola fiskal.
Dalam rapat, Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons bahwa komponen LKPP 2019 terdiri dari Laporan Realisasi APBN, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Arus Kas, Laporan Operasional, Neraca, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.
[Gambas:Video CNN]
(bir/sfr)