CEO Boeing Dave Calhoun dalam memonya seperti dilansir CNN.com, Jumat (3/4), bilang paket PHK sukarela itu disertai gaji dan tunjangan. Paket ditawarkan sejalan dengan kemungkinan pulih industri penerbangan sangat lambat akibat penyebaran penyakit covid-19.
Pendapatan Boeing tergerus setelah virus corona menyebar. Banyak maskapai penerbangan mulai mengurangi pembelian pesawat baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, pemerintah AS telah menggelontorkan stimulus jumbo sebesar US$2 triliun, termasuk di dalamnya US$50 miliar untuk perusahaan maskapai AS. Namun, sebagian besar pangsa pasar Boeing justru berasal dari luar AS.
Tahun ini, Boeing menerima pesanan 5.350 jet komersial. Dari jumlah tersebut, lebih dari 4.000 pesawat dipesan oleh perusahaan maskapai di luar AS.
Boeing sendiri tak serta merta menyelesaikan seluruh pesanan dalam satu tahun karena maskapai penerbangan biasanya menggunakan pesawat tersebut untuk tahun mendatang. Boeing biasanya hanya bisa menyelesaikan produksi 800 pesawat komersial per tahun.
Guncangan virus corona menambah beban Boeing setelah beberapa waktu lalu mereka terpaksa melakukan grounded terhadap armadanya jenis 737 Max 8.
Sebagaimana diketahui, Boeing 737 Max 8 milik Lion Air dan Ethiopian Airlines jatuh tidak lama usai lepas landas sehingga menewaskan ratusan penumpang dan kru.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)