Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menuturkan jika hingga batas waktu tersebut Saudi Aramco belum memberikan keputusan, maka Pertamina membuka peluang untuk mencari rekanan lainnya.
"Sampai hari ini, kami belum ada kesepakatan dengan Saudi Aramco dan kami akan lihat sampai akhir April. Jika kemudian tidak tercapai kesepakatan tidak menutup kemungkinan kami akan cari partner lain," ucapnya melalui video conference, Jumat (3/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari perjanjian awal (heads of agreement/HoA) yang diteken pada November 2015 lalu. Nantinya, dua perusahaan akan membentuk perusahaan patungan, untuk pengembangan proyek.
Saat ini, keberlanjutan proyek pengembangan kilang Cilacap masih terkendala oleh kepastian Saudi Aramco untuk bermitra dengan Pertamina. Pasalnya, keduanya belum mencapai kesepakatan terkait nilai valuasi kilang.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/age)