Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp16.464 per dolar AS atau terapresiasi dibandingkan posisi kemarin yakni Rp16.741 per dolar AS.
Sore ini, mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Mata uang Garuda berhasil menguat bersama peso Filipina sebesar 0,30 persen, rupee India naik 0,36 persen, ringgit Malaysia menguat 0,02 persen, dan baht Thailand menguat 0,02 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tutup Pekan, IHSG Menguat ke Level 4.623 |
Aliran modal ini didominasi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) yakni Rp4,09 triliun. Sedangkan di pasar saham masih terjadi jual bersih atau net sell Rp820 miliar.
"Aliran modal masuk ini menandakan bahwa kepanikan investor akibat mewabahnya covid-19 yang semakin berkurang," jelasnya dalam riset yang diterima CNNIndonesia.com.
[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, aliran modal ke SBN disebabkan rendahnya suku bunga di berbagai bank sentral, terutama AS, Eropa, dan Asia. Kondisi ini menjadi daya tarik tersendiri untuk pasar dalam negeri.
"Apalagi suku bunga masih relatif tinggi sehingga sangat wajar kalau pelaku pasar kembali yakin terhadap prospek pasar keuangan dan perekonomian," ucapnya.